YOGYAKARTA-61 kontingen Universitas Gadjah Mada dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional berhasil memboyong juara umum ke lima kalinya, setelah dua tahun terkahir tidak mendapatkan gelar juara umum.UGM berhasil mendapatkan 10 emas, 5 perak, dan 5 perunggu dalam kategori presentasi serta 3 emas, 3 perak, dan 2 perunggu dalam kategori poster.Sehingga membuat UGM menjadi juara umum mengalahakan ITS dan Universitas Brawijaya malang dengan selisih perolehan emas yang signifikan. sedangkan ITS dan Universitas Brawijaya hanya memperoleh 5 emas untuk kategori poster dan presentasi.
PIMNAS ke-27 ini yang diselenggarakan di Universitas Diponegoro Semarang 26-29 Agustus 2014, menyediakan beberapa kelas untuk dilombakan diantaranya adalah Kelas Gagasan tertulis,penelitian,karya cipta,pengabdian masyarakat,serta kewirausahaan
Dalam kelas penelitian yang lolos adalah
118 judul dari universitas seluruh indonesia.sedangkan yang berasal dari
Soshum hanya 5 judul dan UGM mengirim 2 judul yang keduanya dari
Fakultas Filsafat dan sisanya adalah jurusan Saintek/IPA.
Namun ada hal baru yang sebelumnya jarang ditemui dalam ajang PIMNAS .yaitu perolehan medali dari kategori penelitian yang sebelumnya sangat didominasi oleh jurusan Saintek/IPA tapi kali ini jurusan Soshum (Sosial Humaniora) berhasil memboyong dua medali perak dalam kategori presentasi maupun poster.yaitu penelitian berjudul "Loyaliotas Sepi Ing Pamrih Tinjauan Filsafat Nilai Terhadap Pandangan Hidup Abdi Dalem Keraton Yogyakarta" yang diprakarsai oleh mahasiswa dari Fakultas Filafat UGM.
Penelitian tersebut dilakukan selama empat bulan sejak bulan April 2014. Dengan manjadikan objek penelitian adalah abdi dalem keraton yogyakarta, pandangan hidup abdi dalem, serta Keraton Yogyakarta itu sendiri.dari presentasi yang dilakukan oleh Banin Diiar sukmono dkk ternyata banyak memukau para dewan juri,yang memang sebelumnya telah disuguhkan banyak presentasi dari ilmu saintek.
"Jadi kemarin kita satu-satunya penelitian dari disiplin ilmu sosial humaniora dalam satu kelas yang berjumlah 20 judul.sehingga juri merasa lebih tertarik dengan penelitian kami yang memang harus diangkat dan menjadi perhatian khusus agar pengkajian penelitian sosial humaniora bisa di lombakan di pimnas,walaupun yang mengajukan proposal penelitian dari sosial humaniora sudah banyak tetapi yang mampu lolos sampai pimnas sangat jarang bahkan tidak ada.dan alhamdulillah kita berhasil memboyong dua medali perak dari presentasi dan poster." kata Banin Diar Sukmono.
Diharapkan kedepan banyak penelitian dari disiplin ilmu sosial humaniora yang berlaga dalam pimnas kelas penelitian,tidak melulu kelas pengabdian masyarakat dan kewirausahaan."Tambahnya
Dengan ini UGM menargetkan mampu mempertahankan juara umum Pimnas kedepan yang rencananya akan diselenggarakan diluar jawa.
